SHARP AIR RIFLE - Sebuah Catatan dan Journey
SHARP AIR RIFLE .. Bagi pecinta olahraga menembak, khususnya yang menggunakan senapan angin, merk SHARP sangat familier untuk dipakai berburu ataupun perlombaan metal shiloute. Sejak tahun 1975-an senapan angin merk 'SHARP' ini sudah beredar di negaraIndonesia melalui salah satu importir di kota Surabaya yakni ' Toko Mojopahit' di daerah Praban Surabaya. Seiring dengan kurang berhasilnya regenerasi ownership dari Toko Mojopahit - Praban, sekarang berhentilah import senapan CBU dari Jepang langsung. Sehingga banyak pemakai dan pecinta senapan angin SHARP di Indonesia yang sekarang kesulitan untuk mendapatkan senapan SHARP CBU Jepang. Disini saya adalah sebagian kecil penggemar, pecinta sekaligus pemerhati senapan angin 'SHARP' yang catatan kecil ini kami susun dengan berharap bisa menjadi 'snack' ringan saat mengutak-atik senapan kesayangan serta sekaligus berbagi informasi bagaimana membedakan varian Sharp dengan seluruh ciri orisinilitasnya. Hal ini menjadi penting karena banyaknya member dan pemakai SHARP di Indonesia yang 'terperosok' dikarenakan kreatifnya pembuat SHARP AsPal di Indonesia. Di beberapa catatan kedepan akan dibahas juga tentang bbrp foto SHARP Aspal dengan ciri-ciri yang lebih detail. Sekali lagi, catatan yang kami susun ini untuk sementara akan membahas perihal SHARP Ori yg CBU Jepang seri lawas dan terbaru. Kedepanya kami akan membuat catatan tambahan tentang hebatnya pengrajin dan produsen pabrikan senapan angin di Indonesia dalam membuat senapan angin SHARP Lokal dengan berbagai macam type, merk dan system operasi yang berbeda-beda. Semoga catatan kecil ini bisa bermanfaat untuk menambah wawasan para pemakai dan pecinta SHARP, kami ucapkan terimakasih kepada temen-teman member dan admin SHARCI yang membantu terwujudnya catatan kecil ini : mas Jalu Atmodjo, dhe Agus Berbah,mas Sipam, mas Willy Bantul, mas Aries Magelang, om Azmi IKJ, Pak Bima Setia Negara dan masih banyak lain yang tidak bisa kami sebut satu-satu.
Salam asah asih asuh Sharci
Regards
Fb : muhheru abuata
Surakarta, Agustus 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar